0

FANTASI

Posted by Arfi_Prasetya on 10:36 AM

Kau bosan?
Dan kaupun bernyanyi di sudut ruang imaji
Kau frustasi?
Dan kaupun memikirkan bagaimana terputus nadi. Rasanya, efeknya, dan entah kau nanti akan bersarang di alam antah berantah atau sebaliknya
Kau melamun?
Dan kaupun berfantasi dengan bawah sadarmu, menjaganya agar tetap bersahabat, menjaga renungan indahmu
Saat ini kau tersadar
Jalani rutinitas dan bersabar
Layaknya laba-laba yang setia menjaga sarangnya demi perut terisi. Dan ia tertawa senang
Saat ini kau memudar
Bersama raibnya zaman mengalun pelan
Bisakah kita berbisik pada awan hitam?
Tentang rapuh yang menghantam dinding kelam
Di kala segala elemen hidupmu perlahan menghilang
Menyisakan keringnya tulang-tulang yang kini berterbangan 

|
0

ILUSI

Posted by Arfi_Prasetya on 9:31 AM

Tak ada resah dikala duka
Menyelimuti lara, terangkum menjadi berbagai nodulus
Hinggap, lalu stagnan pada satu arah
Dia bukanlah niskala
Melainkan wujud nyata yang tetap indah meski nanti menua

Terlalu  ego bila mimpi mulai semarai
Seman, hanyalah langkah awal
Menuju dunia yang belum kukenal
Belum tersentuh, walau aku menggambarkannya diingatanku

Seperti epigraf yang tak kumengerti maksudnya
Karena dia dan aku berbeda
Harapan menjadi andalan ketika itu mulai nyata
Terkikis hingga menjadi pasir yang berterbangan
Terpesona akan fatamorgana yang dia ciptakan

Belum saatnya spekulasi berbicara
Karena dia bukanlah alam yang menyediakan segalanya
Untuk sang bumi
Hanya Klorofil melengkapi hijaunya bumi

|
0

REINKARNASI

Posted by Arfi_Prasetya on 12:30 PM

Reinkarnasi, kalau kata om Wiki (Wikipedia) adalah terlahir kembali atau merujuk kepada kepercayaan bahwa seseorang itu nantinya pasti mati dan dilahirkan kembali, namun dalam bentuk kehidupan lain. Yang dimaksud dengan ‘terlahir kembali’ disini bukan dalam bentuk kasat mata (fisik) melainkan jiwa orang yang mati tersebut dan kemudian mengambil tubuh/jasad/wujud tertentu dengan hasil perbuatannya terdahulu. Penjelasan om Wiki lebih lanjut adalah bagian dari proses reinkarnasi yang ternyata jiwa orang yang mati dan telah “berpindah tubuh” membawa hasil perbuatan dari kehidupannya yang terdahulu yang nantinya akan menentukan nasibnya kelak, baik atau buruk. Dan jiwa tersebut anehnya tidak akan mengingat apa yang dulu dia pernah lakukan, semacam amnesia, agar tidak mengenang duka dia yang bertumpuk-tumpuk di masa lampau. Lebih anehnya lagi, jiwa tadi sebelum bereinkarnasi, biasanya mampir dulu ke surge atau neraka. Baru bisa bereinkarnasi.

Sebenarnya, jika ditelaah lebih lanjut, reinkarnasi sudah berjalan ditengah-tengah kehidupan manusia, secara nyata. Kalau masalah jiwa seseorang yang bereinkarnasi, hanya Allah dan yang bereinkarnasi yang tahu, tapi yang dimaksud disini dari segi lingkungan sekitar manusia itu sendiri. Contoh kecilnya adalah fashion. Orang-orang yang disebut gaul mulai terlihat sedikit berbau jadul. Dandanan dari rambut sampai ke alas kaki menyerupai model jaman dahulu. Dan contoh paling ekstrem adalah terror yang sekarang ini sedang hot-hot-nya diberitakan di kota Solo. Kota yang lebih dikenal dengan semboyan Solo, the spirit of Java ini sudah lama merasakan damai tanpa teror. Berita terakhir sebelum teror sekarang yang terdengar memang sangat ekstrem, teroris yang memakai bom sebagai senjata andalannya dalam meneror. Setelah lama tak terdengar, kini ia meneror lagi dan ‘turun kasta’ dengan hanya menggunakan senjata api sebagai senjata andalannya. Tapi sasarannya lebih menyempit, bukan masyarakat biasa, melainkan polisi dan telah memakan korban. Awalnya tersiar kabar kalau pos polisi yang berada di daerah Beteng di granat dan terdengar suara tembakan. Itu aksi teror yang paling nekat karena dilakukan pada saat-saat suasana lebaran masih kental terasa. Lalu aksi selanjutnya, memakan korban lagi dan lagi. Saat penyergapan pun juga, anggota densus 88. Entah apa yang terpikirkan oleh para pelaku teror ini. Menggunakan aksi lama namun dengan cara yang baru. Entah mereka bangga karena merasa berhasil membangkitkan ketakutan masyarakat, atau memang ada motif terselubung di balik itu semua, hanya pelaku yang saat ini mengetahui apa maksudnya dan siapa dalang dibalik itu semua. 

|
0

HAPPY BIRTHDAY!!!!

Posted by Arfi_Prasetya on 11:30 PM

Happy Birthday!!!

Ucapan itu pasti sering sekakli/sering/jarang/nggak pernah malah,halah,,kita dengar di hari, tanggal dimana kita sebagai manusia biasa terlahir, atau lebih tepatnya mengenang kembali hari kelahiran kita ke bumi pertiwi. Kalimat happy birthday!!!, selamat ulang tahun, wilujeng sumping, yang selanjutnya diiringi dengan doa-doa atau sumpah serapah dari kawan, keluarga, pacar (kalau punya), saudara, sebenarnya mengandung arti lebih dari sekedar ucapan. Ucapan ulang tahun itu bisa menjelma sebagai “reminder” kalau umur kita makin lama makin bertambah dan kesempatan kita menghirup oksigen di dunia nyata ini juga semakin lama semakin berkurang masa peminjamannya. Kita hidup di dunia ini sekali seumur hidup, benar. Tapi hati-hati dengan kalimat itu juga. Kalau orangnya punya otak sumur, dalam tapi dangkal, pasti langsung mikir, kalau hidup cuma sekali, puas-puasin nikmatnya dunia.  Atau bahkan mengartikan happy birthday menjadi>> happy = senang, birthday = hari ulang tahun, jadi hari ulang tahun yang selalu dilakukan dengan bersenang-senang/pesta pora. Koplak. Yang namanya reminder berarti mengingatkan. Yang namanya mengingatkan berarti lebih condong untuk memperingatkan walaupun tidak secara langsung. 

Kita makin tua, bersikaplah lebih bijaksana, dewasa. Kata-kata itu pasti nyantol ke pikiran kita dan bertahan paling sebentar dalam hitungan detik. SYukur-syukur kalau dibawa seumur hidup. Waktu yang terus berputar tidak bisa kembali lagi, seperti barang yang sudah dibeli tidak bisa dibalikan. Ya, memang kita “meminjam” atau lebih tepatnya “dipinjamkan” seluruh anggota badan kasat yang mata dan yang tidak kasat mata seperti nafsu, pikiran, iman, dan yang terpenting, cinta. 

Cinta kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan dan pencipta kita, Tuhan itu sendiri. Apa yang mungkin kita harapkan ke depannya, belum tentu bakal kejadian. Ada yang bilang : “Jangan pernah nengok ke belakang, kalau mau ‘selamat’ sampai ke tujuan”. Tapi, kalau kita nggak lihat ke belakang sebagai background masa lalu kita, kita nggak bakal pernah lihat pengalaman. Pengalaman lebih berharga daripada internet. Karena jaman sekarang internet sudah menjadi macan yang siap memangsa sang buku yang dari dulu lebih terkenal dengan slogan “buku, jendela dunia”. 

Semudah itukah hidup dengan hanya mengandalkan pengalaman? Tidak!!. Pengalaman berarti ilmu masa lalu, pelajaran berarti ilmu masa depan. Kedua-duanya adalah Yin dan Yang dalam hidup manusia. Bagaimanakah rasanya menjadi orang sukses adalah bagaimana rasanya kita bertahan terhadap keadaan kita sebelum sukses. Apa yang menyebabkan sampah menjadi bau? Karena kita membiarkan dia ada dan bertahan sehingga dengan suksesnya dia menumpuk dan tidak tersentuh. 

|
0

Jamban Sekarang

Posted by Arfi_Prasetya on 10:47 AM

Kapan kamu merasa senang?saat kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan?atau malah sebaliknya?. Manusia memang hidup di tengah misteri dunia. Ada yang bilang kalau manusia itu asalnya dari monyet. Tapi kalau jaman sekarang orang-orang malah sering memancing kemarahan orang lain dengan menyebut berbagai macam binatang, monyet lah, anjing lah, babi lah, sekalian aja nyebut kebun binatang. Entah apa yang terjadi dengan manusia sekarang ini. Seakan-akan garis pemisah antara jahat dan baik itu bingung untuk memisahan keduanya, sehingga lebih sering bercampur aduk seperti kue adonan yang apabila dimakan manis rasanya, namun kalau sudah keluar lagi dari tubuh kita, tetap saja menjijikkan. Manusia menjadi pintar untuk membodohi manusia lain, apakah memang separah itu?. Ane kasih contoh, seorang pelajar yang selalu mendapatkan nilai A dikelasnya, berada dalam situasi yang membingungkan. Dia tidak tahan dengan temannya yang lebih bodoh atau lebih tepatnya kasihan dan memilih untuk member jawaban dari soal yang dia kerjakan saat ujian kepada temannya sebanyak 50%. Dia memilih jalan itu karena dia merasa daripada tidak diberi jawaban dan dia dicap sebagai teman yang pelit dan sombong, lebih baik berbuat demikian. Tapi, bukannya dengan cara seperti itu malah membodohi mereka?. Kalaupun mereka tidak diberi jawaban pun, apakah mereka bisa terpancing sehingga bisa menjadi lebih pintar daripada dia?. Cara yang lebih tepat memang mengajarkan si bodoh agar dia bisa menjadi si pintar. Tapi kok kesannya sok menggurui dan itu juga kalau ada yang memintanya untuk mengajar, kalau tidak?.

|
0

Kok takut sama setan?

Posted by Arfi_Prasetya on 9:58 AM

Takut liat gambar ini?
atau ini?
ngapain takut?
kalo jaman SD dulu sering ane diceritain kisah Nabi Adam. Manusia pertama yang diciptain. Semua makhluk disuruh menghormati manusia, termasuk malaikat dan setan, jin, dedemit, entah apa itu namanya, yang penting satu jurusan "makhluk halus". Ngga sehalus kulit kalo dikasih pelembab.

|
0

The Key

Posted by Arfi_Prasetya on 8:24 AM
“Meeeeoooonnggg…”
“Sebentar saying, bapak lagi ada kerjaan, nanti sore kamu juga bakal makan enak”. Sahutku sambil mengelus kucing yang sudah kuanggap anak sendiri. Kucing kampong yang kuberi nama monki. Aneh bukan, kucing kok diberi nama monyet.
“Tiga buah lima belas ribu” sambil menyerahkan hasil pekerjaanku kepada pelangganku. Ya, aku seorang tukang kunci. Hanya seorang tukang kunci. Banyak asam pahit yang kutelan karena aku menjadi seorang tukang kunci. Karena aku tukang kunci, aku bisa membantu orang-orang kembali membuka pintunya yang terpisah dengan kunci aslinya. Walaupun hanya dengan satu tangan aku mengerjakannya. Karena aku tukang kunci, aku berpisah dengan istri dan anak perempuanku yang katanya tidak tahan menahan rasa malu memiliki seorang suami meupun bapak sepertiku. Cacat dan berkawan dengan kunci yang tidak bisa menentukan pintu masa depan.

|

Total Pageviews

Followers

Copyright © 2009 CLASSIC All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.